HEADLINE NEWS

Pilihan Dakri News

LightBlog
Adbox

Popular

Kebocoran PAD Sektor Retribusi Parkir Dapat Diminimalisir

 


Anggota Komisi IV DPRD Medan, Syaiful Ramadhan, mendukung langkah Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman, yang akan mewacanakan vendor seluruh parkir tepi jalan. Meskipun masih sebatas wacana, keputusan tersebut perlu didorong agar terlaksana. Sehingga kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi parkir dapat diminimalisir.


“Bukan hanya di periode ini, dari dulu PKS sudah mendorong agar pengutipan retribusi parkir menggunakan teknologi digital,” ungkapnya kepada Wartawan, Kamis (16/9).

 

Bahkan, lanjut anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Medan ini, pihaknya sudah melihat seluruh isi Perda Kota Medan Nomor 2/2014 tentang Retribusi Daerah di Bidang Perhubungan. Di mana ada yang perlu untuk direvisi dalam perda tersebut.


“Terkait pihak ke tiga, dalam perda itu belum memungkinkan. Makanya, perlulah perda itu direvisi supaya Pemko Medan lebih kuat lah melaksanakan itu. Kita Fraksi PKS terus mendorong, kalau bisa disegerakan lah penggunaan e-money itu,” imbuhnya.


Lebih lanjut dikatakan Syaiful, penggunaan e-money dalam pembayaran retribusi parkir tepi jalan sangat bermanfaat. Selain PAD, pada akhirnya Pemko Medan memiliki data. Sebab, selama ini tidak diketahui berapa titik parkir tepi jalan yang dipegang Dinas Perhubungan Medan.


“Bukan cuma di Kesawan aja yang sudah menerapkan e-money, kalau bisa seluruh parkir yang ada di Kota Medan beralih ke situ. PAD kita gak bocor dan Dishub punya data,” sarannya.


Syaiful menilai, dengan diberlakukannya sistem pembayaran retribusi parkir menggunakan e-money meminimalisir kebocoran PAD, meskipun di lapangan ada saja oknum-oknum yang coba bermain mencari keuntungan pribadi.(dt)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *